• Maret 15, 2024

Rakorsus Bersama Menteri LHK, Kapolda Kalteng Komitmen Maksimalkan Pengendalian Karhutla

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto mengikuti rapat koordinasi tertentu (rakorsus) antisipasi dan penanggulangan Kebakaran rimba dan Lahan (Karhutla) Tahun 2024 di Auditorium Dr. Soedjarwo Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Jakarta, Kamis (14/3) siang.

Rapat selanjutnya dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto, dengan Menteri LHK Siti Nurbaya dan Menteri Dalam Negeri Jendral Pol (Purn) H. Tito Karnavian, dan dihadiri perwakilan Kementerian lainnya, sembilan Gubernur di Indonesia dan juga para Kapolda, Pangdam dan Danrem.

Dalam peluang tersebut, Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto spaceman menyampaikan, sebagian arahan yang disampaikan Menko Polhukam.

Arahan tersebut, di antaranya terjadinya kebakaran lahan tertinggi berjalan pada lahan terlantar tidak bertuan.

“Selain itu, Menkopolhukam termasuk menghendaki kepada semua kementerian lembaga, Panglima TNI, Kapolda, Pangdam, dan para pengusaha dan juga penduduk untuk menurunkan tingkat kebakaran hutan cocok Inpres nomor 03 tahun 2020,” ucap Kapolda Kalteng.

Lebih lanjut, Kapolda termasuk memastikan bahwa pihaknya akan menggerakkan instruksi tersebut, dengan mengencarkan sosialisasi kepada penduduk untuk tidak membakar lahan dan hutan sembarangan.

“Polri dengan Forkopimda di Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat upaya-upaya pencegahan karhutla, manfaat meminimalisir terjadinya bencana,” tegas Irjen Djoko.

Perbaikan
Di sampaikan Kapolda bahwa upaya pengendalian karhutla di Kalteng terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. Hal ini bisa dilihat dari indikator penurunan luas karhutla, dampak kabut asap untuk kesibukan masyarakat, kesehatan, dan penerbangan.

“Keberhasilan pengendalian karhutla di Provinsi Kalimantan Tengah ini, sudah pasti tidak lepas dari komunikasi dan sinergi yang terjalin baik dari semua pihak, lebih-lebih dalam mengantisipasi dan mengatasi Karhutla di Bumi Tambun Bungai,” pungkasnya.