• Mei 15, 2024

Menkeu Sri Mulyani Laporkan Masalah di Bea Cukai ke Jokowi

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani melaporkan sejumlah problem yang terjadi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Rabu (15/5/2024). Hal ini menyusul kinerja Bea Cukai yang viral di media sosial.

“Aku laporkan Bea Cukai dan pembahasan mengenai apa yang terjadi kondisi yang dihadapi oleh seluruh jajaran di lapangan yang viral-viral, dan penyebab dari sisi hukum, penyebab dari sisi prosedur yang patut dibenarkan buah hati buah kita,” kata Sri Mulyani kepada wartawan berakhir bertemu Jokowi di Rumit Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/5/2024).

Berdasarkan dia, problem di Bea Cukai terjadi dikarenakan teknologi yang berkembang mahjong ways 2 betul-betul cepat. Kecuali itu, kata Sri Mulyani, volume aktivitas dan beban yang betul-betul besar juga menjadi salah satu penyebab.

“Itu seluruh kami sampaikan, dan kami akan terus mengambil langkah-langkah untuk pembetulan untuk membenarkannya,” jelasnya.

Kendati demikian itu, Sri Mulyani tak menjelaskan tanggapan Jokowi atas problem yang terjadi di Bea Cukai. Dia juga bungkam dikala ditanya apakah Jokowi akan menggelar rapat khusus untuk membahas problem Bea Cukai.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyadari banyaknya kasus di Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menjadi sorotan masyarakat. Jokowi mengatakan dirinya akan menggelar rapat untuk menilai kinerja Bea Cukai.

“Ya nanti akan kami rataskan di rapat internal,” kata Jokowi di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Selasa (14/5/2024).

Bea Cukai Jadi Sorotan
Direktorat Jenderal Bea Cukai dikala ini menjadi sorotan sebab banyaknya insiden yang dikeluhkan masyarakat dan viral di media sosial. Salah satunya, mengenai importasi peti jenazah yang dikenakan bea masuk sebesar 30 persen.

Kecuali itu, warganet juga mengunggah video keluhannya ke Bea Cukai dikala membeli sebuah sepatu bola dari luar negeri dengan harga Rp10,3 juta. Keluhan datang sebab ada pemberitahuan dari jasa pengiriman, pria hal yang demikian patut membayar bea masuk sebesar Rp31,81 juta.