• Januari 12, 2024
Usaha Tambak Udang

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memulai Usaha Tambak Udang

Usaha tambak udang merupakan perumpamaan kesibukan ekonomi di bidang akuakultur yang lumayan menjanjikan. Biasanya, kesibukan budidaya ini banyak dijalankan di tempat pesisir pantai.

Seiring bersama dengan konsisten meningkatnya spaceman slot permintaan udang di pasar global, banyak orang merasa tertarik untuk terjun ke dunia ini. Terlebih lagi, sebetulnya usaha tambak udang memiliki hasil yang amat menggiurkan.

Namun, sebelum akan memulai usaha ini, terkandung hal-hal yang perlu diperhatikan agar usaha anda tidak merugi. Yuk simak apa saja hal-hal tersebut.

1. Pilih Lokasi Tambak yang Sesuai

Pemilihan lokasi tambak jadi hal pertama yang perlu diperhatikan ketika memulai usaha tambak udang. Hal ini mempunyai tujuan untuk meraih lokasi yang cocok dan pas cocok kriteria. Lokasi tambak yang bagus perlu menyimak level topografi, takaran di dalam tanah, dan kecukupan suplai air.

2. Pastikan Memilih Benur yang Unggul

Benur adalah bibit udang. Istilah ini dipakai untuk menyebut anak udang yang udah memasuki fase post-larva dan siap untuk ditebar ke kolam tambak. Benur yang ideal memiliki efek yang besar dalam suksesnya budidaya udang.

Oleh karena itu, bagi anda yang baru akan memulai usaha tambak udang, pastikan untuk pilih dan mempersiapkan benur terbaik. Kriteria benur yang ideal di antaranya meliputi bebas penyakit dan resisten.

Baca juga:

Ide Bisnis Rumahan dengan Modal Kecil Tapi Beromzet Besar

Langkah Memulai Bisnis Ikan Laut Bagi Pemula

3. Persiapkan Alat-Alat yang Memadai

Saat memulai usaha tambak udang, anda tidak cuma perlu lahan tambak dan benur saja. Melainkan terkandung sederet alat untuk membantu keberlangsungan budidayamu. Mulai berasal dari anco, kincir air, pompa, hingga peralatan laboratorium.

Setiap kolam tambak perlu memiliki peralatannya tiap-tiap dan tidak boleh digunakan secara bergantian. Sebab, hal ini untuk menjauhi berasal dari kerancuan hasil pengecekan pada situasi tiap-tiap kolam tambak.

4. Pastikan Waktu Pemberian Pakan Tepat

Pemberian pakan dalam budidaya udang perlu dijalankan bersama dengan pas dan efisien, baik berasal dari aspek selagi maupun jumlahnya. Hal ini karena lebih dari satu besar modal dalam budidaya udang dihabiskan untuk pertolongan pakan.

Waktu pertolongan pakan dalam usaha tambak udang kebanyakan diatur dalam manajemen pakan yang kuantitasnya udah sesuai dan dihitung berdasarkan usia udang. Selain itu, tempat pertolongan pakan (feeding area), tingkat pertolongan pakan (feeding level), dan frekuensi pertolongan pakan (feeding frequency) termasuk jadi pertimbangan dalam budidaya.

5. Lakukan Pengamatan Kualitas Air Secara Rutin

Hal yang perlu diperhatikan sebelum akan memulai usaha tambak udang yang paling akhir adalah pengamatan pada kualitas air. Dengan melakukan pengamatan kualitas air, tiap-tiap farm personnel mampu paham terkecuali terjadi perubahan atau fluktuasi parameter yang mungkin berbahaya pada pertumbuhan udang.