• Juni 7, 2024

Dugaan Korupsi Perusda Dompu, Penyalahgunaan Dana Capai Rp3 Miliar Lebih

Berdasar audit, total indikasi penyalahgunaan keuangan Perusda Kapoda Rawi, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, periode 01 Juni 2007 hingga dengan 30 Juni 2023 sebesar Rp3.241.720.904 dari belanja yang tak dapat dipertanggungjawabkan.

Indikasi dimaksud berdasarkan hasil laporan pengaudit independen atas hasil audit sumber dan penggunaan dana Perusda Kapoda Rawi nomor : 00001/2.1084/AU.1/05/0799-1/1/I/2024, tanggal 11 Januari 2024 dari pengaudit independen kantor bonus new member 100 akuntan publik Khairunnas.

Sejauh ini terang Joni, tim penyidik sudah memeriksa sebanyak 16 (enam belas) orang saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan Perusahaan Tempat (Perusda) Kapoda Rawi Kabupaten Dompu Tahun 2007 hingga dengan Juni 2023. Mereka yang diperiksa antara lain berinisial N, AK, AH, AWK, B, MS, MSH, RA, S, GGPP, SJ, WD, G, FA, B, dan MNH. Kemudian sudah menyita dan memeriksa ribuan dokumen.

Pemeriksaan saksi-saksi lanjut dia, untuk memperkuat pembuktian dan mempertimbangkan tersangka serta mengumpulkan alat bukti guna memperkuat pembuktian dan pemberkasan dalam perkara yang dimaksud.

Ia menambahkan, selama kepemimpinan Marlambson Carel Williams, Kejari Dompu serius menangani sebagian kasus kakap kecuali kasus korupsi Perusda Kapoda Rawi.