• Juni 2, 2024

Baby Blues Marak Diderita Para Ibu Baru, Philips AVENT Kampanyekan Share The Care

Sebagai perusahaan global yang fokus pada bidang teknologi kesehatan, Royal Philips selalu menjalankan inovasi dalam setiap produknya. Hal ini tak lain dimaksudkan untuk menunjang kesehatan setiap orang, termasuk kesehatan mental para ibu yang sering kali kali menderita baby blues.

Penelitian terkini Philips Avent mengucapkan bahwa dua dari tiga ibu (61%) mempunyai waktu kurang dari satu jam sehari untuk merawat diri mereka sendiri. Para ibu lazimnya merasa bersalah bila mereka terlalu lama menghabiskan waktu untuk diri sendiri. Tidak cuma itu, hampir separuh dari para ibu (44%) merasa kesulitan dalam menjalankan semua hal sendiri.

Merespons hal ini, Philips Avent meluncurkan gerakan baru berjudul ‘Share the Care’. Melalui kampanye ini, Philips mengajak semua orang bagus itu keluarga, sahabat, sampai kelompok sosial untuk menunjang para ibu dalam memprioritaskan kesehatan dan perawatan diri mereka. Di sisi lain, Philips Avent juga mengingatkan para ibu supaya tak patut menjalankan semua sesuatunya seorang diri.

Ditemui di Jakarta pada Sabtu (1/6/2024) lalu, Philips Avent juga mengucapkan bahwa 73% ibu sependapat kehadiran ibu betul-betul berimbas pada keluarga. Ketika seorang ibu merasa bersuka ria dan terpenuhi, karenanya kesanggupan mereka untuk merawat bayi juga semakin maksimal.

“Sebab tugas ibu yang berat, para ibu memerlukan dukungan emosional dari pasangan dan orang terdekat supaya selalu merasa dipahami dan diperdengarkan. Selain itu, berikan arahan untuk penyesuaian diri dengan peran baru sebagai ibu,” ucap Samantha Elsener, psikolog dan penulis buku parenting.

Penyebab Ibu Baru Rentan Mengalami Baby Blues

Ketika ini, gangguan baby blues sering kali kali menjadi diskusi di kalangan orang tua baru. Baby blues yakni sindrom yang diderita para ibu ketika menjalani peran barunya. Alih-alih merasa slot spaceman bersuka ria dengan kehadiran si kecil, para ibu justru merasa gundah dan sedih. Hal ini bisa terjadi di luar kontrol sang ibu, sehingga dukungan dari sekitar betul-betul dibutuhkan.

Hal ini pantas dengan hasil penelitian lain dari Philips, bahwa sebanyak 74% ibu merasa tuntutan masyarakat kepada peran ibu mengalami peningkatan sejak 10 tahun terakhir. Akibatnya, ibu bahkan merasa rentan khawatir diperbandingkan ketika mereka belum mempunyai buah hati.

Selain itu, kurangnya waktu istirahat bagi ibu juga berimbas kepada emosional dan perasaan mereka. Sebanyak 51% ibu berkata bahwa kurang tidur membuat perasaan tertekan lebih sering kali hadir karena patut kehilangan setidaknya 3 jam setiap malam.

“Gerakan Share the Care dari Philips Avent yakni seruan yang patut untuk kita jalankan, terutamanya di sebuah keluarga. Mothercare, sebagai brand global terkemuka yang fokus pada keperluan ibu dan buah hati, paham bahwa kesulitan yang dinikmati para ibu bisa mempengaruhi sistem berkomunikasi ibu dengan buah hati,” ungkap Maria Odessa, GM Marketing Mothercare Indonesia.

Pentingnya Dukungan kepada Para Ibu

Berdasarkan penelitian tersebut pula, dikenal bahwa sebanyak 66% ibu berharap pasangan mereka menolong merawat bayi. Melainkan pada kenyataannya, 38% pasangan mereka menahan diri untuk tak ikut serta campur karena khawatir tak bisa merawat bayi sebaik yang dikerjakan ibunya.

Oleh karena itu, gerakan #ShareTheCare mengajak semua orang untuk mengubah mindset bahwa merawat bayi yakni tugas suatu keluarga, bukan cuma milik ibu saja. Pasangan, keluarga, atau support system yang lain bisa menolong tugas ibu seumpama dalam memberikan makan kepada bayi atau terjaga ketika malam. Dengan seperti itu ibu juga bisa mempunyai waktu lebih untuk merawat dirinya.

Grace Devina selaku Marketing Lead Philips Indonesia mengatakan bahwa ibu yakni ‘sumber kehidupan’. Oleh karena itu, para ibu perlu tahu bahwa mereka tak perlu merasa bersalah ketika menyempatkan waktu untuk merawat diri karena nantinya hal ini akan memberikan akibat bagus tak cuma untuk diri ibu sendiri, melainkan juga untuk si kecil.

Selajan dengan ini, Chelsea Olivia juga ikut serta mengucapkan pengalamannya untuk konsisten menjalankan hobi di tengah merawat kedua si kecilnya.

“Ketika ini saya sedang mengambil kelas baking karena bisa menjadi hobi baru saya. Dengan seperti itu, saya bisa konsisten bisa menjalankan hal yang saya suka melainkan tak meninggalkan buah hati-buah hati,” pungkas ibu dari Nastusha dan Dante tersebut.